#DDL#

1. SHOW DATABASES

Jadi, show databases ini digunakan untuk melihat ada database apa aja nih di aplikasi sql kita




2. CREATE TABLE

Nah teman-teman, sekarang kita akan belajar untuk menambahkan table di database yang kita punya, “CREATE TABLE” ini digunakan untuk membuat tabelnya, langsung disusul dengan nama tabelnya ya, disitu mimin ingin membuat table buku, lalu tambahkan data apa aja nih yang mau dimasukkin di table itu, sertakan juga tipe datanya ya. Buat temen-temen yang belum tahu, tipe data itu pengklasifikasian data berdasarkan jenisnya, jadi ini juga berguna agar komplier mengetahui seperti apa data tersebut akan digunakan. Contohnya ada Varchar data yang menyimpan karakter, lalu jumlahnya 64, jangan lupa dikasih (,) untuk setiap datanya ya.



3. SHOW TABLES

Setelah kita membuat table, kita bisa mengetahui nih, table apa aja 
yang udah dibuat. Yuk kita lihat saja rumusnya di gambar.



Jadi, seperti yang kita lihat disini,

akan muncul table apa aja yang terdapat dalam suatu entitas.


4.DESCRIBE


Jadi apa itu describe? Dari namanya saja teman-temen udah paham dong,

yaitu untuk melihat data apa saja yang ada di tabel buku.


Seperti yang bisa kalian lihat, mimin punya data id_buku dan jenis_buku.


5. USE FUCTION


Teman-teman, kalau kalian ingin mengedit data yang kalian punya, entah itu menambahkan, menghapus, kalian harus menggunakannya dulu ya! Menggunakan perintah “USE” kemudian sertakan data yang ingin digunakan.



6. CREATE PRIMARY KEY 


Kalian udah pernah dengar belum, primary key itu apa sih?, Sini biar mimin jelasin. Jadi primarykey itu merupakan kunci utama untuk mengidentifikasi suatu baris dalam tabel, kunci ini juga bisa terhubung ke kunci lainnya yaitu foreign key, nanti kita bahas sama-sama ya. Primary key ini di dalamnya harus memiliki nilai yang unik ya, seperti kode. Yuk lanjut aja cara pakainya, jadi temen- temen tinggal tulis aja “PRIMARY KEY” di sebelah tabel yang ingin kalian jadikan kunci utama, gitu aja, gampang kan?



Nah, jika dideskripsikan tabelnya memiliki tampilan seperti di gambar, kalau key atau kunci menjadi “PRI”, maka temen-temen udah berhasil nih.


7. CREATE FOREIGN KEY



Bisa dilihat dari kode di atas untuk baris kedua dan ketiga adalah daftar kolom yang akan ada dalam tabel “buku”, masing-masing dengan tipe data yang sesuai. Dengan adanya kode pada baris keempat dan kelima, menambahkan constraint foreign key pada kolom “id_buku”, yang merujuk ke kolom tersebut dalam tabel yang sama, yaitu tabel “buku.” Dengan demikian, tabel “buku telah dibuat dengan kolom-kolom yang sesuai, termasuk foreign key constraint pada kolom “id_buku”


8. INSERT


Insert digunakan untuk menambahkan atau menyisipkan data baru data 

baru ke tabel, caranya dengan menggunakan perintah “INSERT” 

lalu teman-teman dapat menuliskan kolom mana yang ingin ditambahkan 

datanya, kemudian nama kolomnya juga, setelah itu gunakan “VALUES” 

kemudian tambahkan data apa saja yang ingin dimasukkan, secara 

berurutan ya, contohnya Novel akan dimasukkan dalam jenis_buku, 

dan keduanya berada di urutan kedua. Kalau bingung mending langsung 

lihat saja hasilnya.
















           Teman-teman bisa lihat dari gambar, semua data berhasil ditambahkan